Jombang(3/8). Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur menyelenggarakan Pelatihan Manajemen Pengelolaan Satuan Komunitas (Sako) se-Jawa Timur. Acara tersebut diselenggarakan LDIIGresik Bagi 1.320 Paket Sembako untuk Masyarakat. April 14, 2022. LDIIadalah singkatan dari Lembaga Dakwah Islam Indonesia, merupakan organisasi kemasyarakatan yang resmi dan legal yang mengikuti ketentuan UU no. 8 tahun 1985 tentang Organisasi Kemasyarakatan, serta pelaksanaannya meliputi peraturan pemerintah (PP) no. 18 tahun 1986. LDII memiliki Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART), Program 8jR6HI. PONTIANAK - Bidang Kedokteran dan Kesehatan Biddokes Polda Kalbar bekerjasama dengan Lembaga Dakwah Islam Indonesia LDII menggelar edukasi Bantuan Hidup Dasar terhadap ratusan remaja LDII di Aula Pondok Pesantren Al Muqorrobun, Kota Pontianak, Minggu 11 Juni 2023. Kegiatan yang dalam rangka HUT ke 77 Bhayangkara ini bertujuan memberikan edukasi tata cara pemberian bantuan hidup dasar melalui tindakan Resusitasi Jantung Paru RJP. Di mana, pemberian RJP sangat dibutuhkan seorang penderita henti jantung. Tindakan ini dapat memberikan aliran darah dan suplai oksigen menuju otak dan otot jantung. Maka tindakan ini dapat dilakukan siapapun ketika ketemu seseorang yang mendadak pingsan atau tak sadarkan diri," ujar IPDA, Perwakilan Biddokes Polda Kalbar, Dr Ni Putu Selly. RJP bukanlah tindakan berbahaya, namun justru akan sangat berbahaya jika orang di sekitar penderitaa tidak melakakukan tindakan pertolongan. "RJP mesti diketahui secara luas agar kita bisa membantu sesama tanpa keahlian khusus. Mengingat pentingnya tindakan RJP, maka hari ini kami lakukan edukasi, karena ini bagian dari tugas kepolisian khususnya Biddokes," jelasnya. • Satbrimob Polda Kalbar Latihan Kemampuan SAR untuk Tangani Karhutla di Kalimantan Barat • Ditlantas Polda Kalbar Gelar Supervisi RSPA di Polres Sekadau Secara nasional tambah Putu menyambut HUT Bhayangka tahun 2023 ini ditargetkan ada 77 ribu tangan anak bangsa yang dilatih. "Hari ini bagian dari upaya target secara nasional yang telah ditetapkan yakni 77 ribu tangan anak bangsa untuk dilatih agar memiliki wawasan dalam pemberitan bantuan melalui RJP, " lanjut dia. Dirinya juga berterima kasih kepada jajaran LDII yang telah bekerjasama untuk edukasinl tentang RJP bersama Biddokes. "Mewakili keluarga besar Biddokes Polda Kalbar, kami sangat berterima kasih dan semoga kegiatan ini bermanfaat untuk menebar kebaikan," tegasnya. Sedangkan, Ketua DPW LDII Kalbar, Susanto mengaku senang dengan kolaborasi bersama Biddokes. "Untuk kesekian kalinya LDII bisa berkolaborasi dengan Biddokes Polda Kalbar. Atas nama organisasi kami sampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya," ujarnya. Memang diakui, dengan edukasi yang diberikan akan sangat membantu tatkala ingin memberikan pertolongan bagi seseorang yang mendadak tak sadarkan diri. "Kasus kematian akibat henti jantung bisa menimpa siapa saja, maka kegiatan hari ini sangat luar biasa menfaatnya. Artinya ketika menemui kasus seperti tidak perlu panik namun bisa memberikan pertolongan," tegas Susanto. Kegiatan yang bertajuk sharing is caring diikuti ratusan remaja LDII, dengan tujuan membangun kepedulian terhadap sesama, karena secara kodrati sebagai mahkluk sosial. Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini Indonesia Institute of Islamic Dawah Indonesian Lembaga Dakwah Islam Indonesia or LDII, is an independent social organization for study and research on Alqur'an and Alhadist. Dakwah is Arabic for religious proselytizing. Indonesia Institute of Islamic DawahLembaga Dakwah Islam IndonesiaAbbreviationLDIIFormation3 Januari 1972TypeSocio-religious organizationLegal statusCommunity OrganizationsPurposeReligious and social IslamHeadquartersArteri Tentara Pelajar street Patal, Senayan, South Jakarta, Jakarta, IndonesiaLocationIndonesiaRegion served IndonesiaMembership 15 millionOfficial language Santoso, Institute of Islamic Dawah established in accordance with the ideals of the pioneering scholars of the Muslims as a place to learn, practice and propagate Islamic teachings are based purely on the Quran and Al-Hadith, the cultural background of the people of Indonesia, in the frame of State Unitary Republic of Indonesia based on Pancasila and the Constitution of the Republic of Indonesia in 1945. Indonesia Institute of Islamic Dawah, an independent civic organizations, official and legal follow the provisions of Law no. 8 1985 on Community Organisations, Article 9, paragraph 2, April 4, 1986 State Gazette of 1986 number 24, including PP, and implementation. 18 in 1986 and Minister of Home Affairs Regulation No.. 5 1986 and other legal rules. LDII, have the Articles of Association and Bylaws, Work Program and Management from the Central level to village level. LDII already recorded in the Agency for National Unity and Community Protection Department of the Interior. LDII is a component part of the Indonesian Nation residing in the Republic of Indonesia Based on Pancasila and the Constitution 45. Indonesia Institute of Islamic Dawah LDII established in accordance with the ideals of the pioneering scholars of the Muslims as a place to learn, practice and propagate Islamic teachings are based purely on the Alquran and Alhadith, the cultural background of the people of Indonesia, in the frame of State Unitary Republic of Indonesia based on Pancasila and the Constitution of the Republic of Indonesia in 1945. LDII was founded in Surabaya, East Java, in 1972, but had its roots in 1941. LDII now has branches throughout Indonesia. LDII is viewed as a puritanical Islamic organization by the Indonesian Religion Department.[1] The LDII requires its members not to touch the hands of the opposite sex who are not their mahram mahram a person whom you cannot mary which is in accordance with several shahih hadiths.[2] Women must cover themselves completely except for the face, hands, and feet. They also have to lengthen the headscarf/hijab to cover the chest. JAKARTA - Menteri Perdagangan Mendag Zulkifli Hasan bersilaturrahim ke kantor DPP LDII, Jakarta, pada Sabtu 10/6. Kunjungannya itu untuk menampung aspirasi terkait ekonomi keumatan sekaligus mengajak LDII mewujudkan Pemilu yang damai. Dalam pertemuan itu, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas dan Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso sepakat untuk menggaungkan Pemilu damai. Ajakan tersebut dilatarbelakangi masyarakat Indonesia, yang terpolarisasi sejak Pemilu 2014, "Bangsa Indonesia terpecah akibat politik identitas," ungkapnya. Menurut Zulhas polarisasi dan perpecahan itu tidak baik untuk masa depan Indonesia. Untuk itu, ia mendorong LDII menjadi pelopor persatuan antaranak bangsa. “Ini adalah tahun politik, LDII harus menjadi pelopor, walaupun sudah menjadi pelopor untuk memperkuat persatuan kita. Pemilu hanyalah kontestasi biasa, setiap lima tahun ada Pemilu. Untuk itu saya mengapresiasi karena LDII selalu menjadi pelopor untuk memperkuat wawasan kebangsaan dan memperkuat persatuan karena kita keluarga besar,” ujarnya. Di samping itu, Mantan Ketua MPR RI itu juga mengajak LDII memperkuat ekonomi rakyat kecil. Kementeriannya mempunyai program “Warung Rakyat” yang bisa diimplementasikan kepada warga LDII di seluruh Indonesia. Menteri Perdagangan Mendag Zulkifli Hasan bersilaturrahim ke kantor DPP LDII, Jakarta, pada Sabtu 10/6. Kunjungannya itu untuk menampung aspirasi terkait ekonomi keumatan sekaligus mengajak LDII mewujudkan Pemilu yang damai. istimewa Ketua Umum Partai Amanat Nasional PAN itu mengatakan, peran ormas Islam dalam menjaga pluralisme itu sangat penting, “Karena masyarakat Indonesia umumnya melihat pemimpinnya, ulamanya, dan melihat ketua umumnya, karena itu yang menjadi panutan karena masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang patuh pada panutannya masing-masing,” tambahnya. Untuk itu, sambungnya, peran ormas Islam dalam menjaga persatuan sangat sentral dan penting sekali untuk mewujudkan kebersamaan, kesejukan dan perdamaian. “Pemilu itu untuk memilih pemimpin lima tahunan dan nanti akan ada lagi Pemilu, ada lagi. Dan di situ perannya ketua umum penting sekali,” ungkapnya. Sementara, Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso mengatakan, Pancasila menjadi landasan masyarakat Indonesia untuk menjaga persatuan. “Kita patut bersyukur dianugerahi Pancasila di Indonesia, karena kita mempunyai ribuan suku, ras, agama dan bahasa tapi dapat dipersatukan oleh satu bingkai persaudaraan dan persamaan di bawah Pancasila,” ujarnya. Dalam pertemuan itu, KH Chriswanto mengapresiasi Mendag Zulhas karena kepeduliannya terhadapa Usaha Mikro Kecil dan Menengah UMKM. Hal itu selaras dengan “8 Program Pengabdian LDII untuk Bangsa” yang digagas LDII. Menteri Perdagangan Mendag Zulkifli Hasan bersilaturrahim ke kantor DPP LDII, Jakarta, pada Sabtu 10/6. Kunjungannya itu untuk menampung aspirasi terkait ekonomi keumatan sekaligus mengajak LDII mewujudkan Pemilu yang damai. istimewa “Menurut saya masyarakat yang damai itu tidak hanya sekedar damai tapi kebutuhannya harus dicukupi terlebih dahulu. Pak Zul dengan kapasitasnya sebagai Mendag mempunyai perhatian terhadap orang kecil. itu menunjukkan keadilan terhadap ekonomi di masyarakat, maka salah satu pembahasannya adalah warung kecil. Jika masyarakat kecil ekonominya bagus Indonesia akan damai,” papar KH Chriswanto. Terkait “Warung Rakyat”, KH Chriswanto menilai, hal itu selaras dengan perhatian LDII terhadap UMKM. Ia menyebut, LDII mempunyai gerakan ekonomi berbasis masjid atau yang sering disebut Usaha Bersama UB. “UB yang ada di masjid-masjid LDII ini modalnya dari para jemaah masjid itu sendiri kemudian dikumpulkan menjadi gerakan ekonomi sehingga kebutuhan ekonomi kecil tercukupi,” tutupnya.