Kompas.com - 24/03/2021, 15:30 WIB Rachmawati Editor Lihat Foto Lefran Pane (Dokumentasi Hariqo) KOMPAS.com - Kongres Himpunan Mahasiswa Islam ( HMI) XXXI yang digelar di Gedung Islamic Center, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (23/3/2021) berakhir ricuh. Suryo mengawali karir ketika bekerja sebagai pamong praja di Ngawi, kemudian menjadi mantri di Madiun, dan pada masa penjajahan sebagai bupati Magetan. Pada masa penjajahan Jepang, Suryo diangkat sebagai syucokan (residen) di Bojonegoro. Suryo kemudian diangkat menjadi Gubernur pertama Jawa Timur setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Dilansir tirto.id, salah satu junior Lafran di IKIP dan HMI Yogyakarta mengungkap bahwa Lafran tidak pernah memanfaatkan posisinya sebagai pendiri HMI untuk kepentingan pribadi. Makam Lafran Pane (Foto: commons.wikimedia) Bahkan, saat ia meninggal pada 25 Januari 1991, hidupnya penuh kesederhanaan. Kisah Lafran Pane Pendiri HMI dalam Film Lafran Akan Tayang Februari 2024, Begini Perjuangannya Menurut Muthi, fatwa sesat itu berpotensi besar menimbulkan persoalan kebangsaan serius di Indonesia. Lembaga seperti MUI di daerah mana pun sebaiknya tidak lagi mengeluarkan fatwa penyesatan, khususnya untuk Syiah. Ketua Pemuda Muhammadiyah Kota Semarang A.M. Jumai menyatakan organisasinya menetapkan Idul Adha jatuh pada Rabu, 23 September 2015. Sedangkan pemerintah kemungkinan menetapkan Idul Adha pada Kamis, 24 September 2015. "Ini didasarkan pada hisab haqiqi dengan kriteria wujudulhilal ," ucap Jumai, Jumat, 4 September 2015. Lafran Pane merupakan Pahlawan Nasional yang lahir di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Meskipun lahir di Tapsel, dia berhasil mendirikan organisasi tertua dan terbesar di Indonesia, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Yogyakarta tahun 1947 silam. Bagaimana kisah Lafran Pane sampai bisa mendirikan HMI di Yogyakarta yang jauh dari kampung halamannya? Akibat tidak adanya sikap HMI dalam kasus di atas, kata Imran, masyarakat tidak melihat bahwa HMI sebagai organisasi perjuangan. Dimas Anggara berperan sebagai pendiri HMI Lafran Pane dalam film Lafran yang akan tayang Februari 2024. Berikut profil suami Nadine Chandrawinata ini Lafran Pane merupakan pendiri organisasi Himpunan Muhadjir menceritakan, suatu saat, KH Ahmad Dahlan ingin memberi gelar kiai kepada Ki Hadjar Dewantara. Namun keinginan itu ditolak secara halus oleh Ki Hadjar, "Kulo mboten usah kiai, cukup ki kemawon Pak Kiai," Muhadjir menirukan. "Jadi sebenarnya nama Ki pada Ki Hadjar Dewantara itu singkatan dari Kiai juga, itu sikap tawadhu-nya Beliau. 47Mab.